Nasihat Syaikh Qardhawi Terkait Penghinaan Agama

29 Sep

Reaksi atas penghinaan kepada Nabi Muhammad s.a.w. adalah sah alias legal. Hal ini merupakan konsekuensi logis serta buah dari iman. Membela Nabi s.a.w. adalah amal islami. Namun, seorang Muslim hendaknya bertindak sesuai kaidah Islam dan berqudwah kepada Nabi s.a.w. dengan tidak melakukan perbuatan yang bertentangan dengan ajaran beliau.

Kaum Muslimin harus mengendalikan kemarahannya, dan tetap fokus kepada tujuan. Penghinaan wajib dihentikan serta ada penegakan hukum terhadap pelakunya sebab mereka harus bertanggung jawab. Oleh karenanya, kita harus menghindari tindakan yang justru mengundang penghinaan yang sama.

Penghinaan atas keyakinan bukanlah kebebasan berekspresi dan tidak memiliki tujuan lain kecuali menciptakan kekacauan. Menjawab provokasi ini dengan kekerasan hanya akan mewujudkan apa yang menjadi keinginan mereka yaitu kekacauan.

Kewajiban Muslim tidak hanya merespon penghinaan itu, namun juga memperkenalkan kehidupan, pesan moral dan nilai akhlaq mulia Nabi s.a.w kepada dunia.

Serangan barbar atas kedutaan A.S. bukan merupakan ajaran Islam. Menurut hukum dan moralitas Islam yang wajib kita pegang teguh adalah bahwa Duta Besar, para pedagang atau individu dalam ikatan perjanjian yang masuk ke negara Muslim harus dijaga keselamatannya karena Nabi s.a.w.  telah melarang membunuh utusan (duta besar).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: