Tentang Amaliyah di Hari ‘Asyura

21 Nov

Tidak disebutkan tentang hari ‘Asyura selain berpuasa. Karenanya beberapa hal yang dibuat-buat oleh sebagian orang seperti berhias diri, mandi, bercelak, melapangkan keluarga, dan menjadikannya sebagai hari raya dengan menyembelih beberapa binatang, semua ini kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan agama Allah dan tak ada dalil shahih untuk dijadikan hujjah. Semua itu tampaknya hanyalah reaksi terhadap perilaku orang-orang syi’ah yang telah menjadikan hari tersebut sebagai hari berkabung, hari menyiksa diri, memukul-mukul dada, menempeleng pipi, atau merobek-robek pakaian, sebagai empati atas penderitaan asy syahid yang terzalimi yaitu Husain bin Ali ra.

Mengenai hal ini keduanya tidaklah benar, sebab tidak perlu menghadapi bid’ah dengan bid’ah serupa. Tidak perlu meluruskan penyelewengan dengan penyelewengan pula.

Imam Ibnul Qayyim berkata, “Tak ada satu pun hadits, tak ada keterangan yang shahih dari Nabi saw tentang itu, selain hadits-hadits tentang puasa”.

Seperti hadits, “Barangsiapa melapangkan keluarganya di hari ‘Asyura, Allah akan melapangkannya sepanjang tahun”.

Imam Ahmad berkata bahwa hadits tersebut adalah tidak benar

Syaikhul Islam Ibnu Thaimiyah ditanya tentang perihal amaliyah di hari ‘Asyura seperti bercelak, mandi, berhias, berjabat tangan, memasak, menunjukkan kegembiraan, apakah tentang ini terdapat hadits shahih dari Nabi saw? Beliau menjawab bahwa tentang hal tersebut tidaklah  terdapat hadits shahih dari Nabi saw, tak ada riwayat dari kalangan sahabat, tidak pula dianjurkan oleh para imam kaum Muslimin. Tidak ada dalam buku Shahih, tidak dalam Sunan, tidak dalam Masanid, tidak juga diketahui sesuatu pun tentang hadits semacam itu dinukilkan dari abad ke abad utama.

Mereka juga meriwayatkan tentang keutamaan shalat di hari ‘Asyura, dikatakan pula bahwa pada hari ‘Asyura inilah Adam bertaubat, bahtera Nuh berlabuh di Bukit Judi, Yusuf dikembalikan kepada Ya’qub, Ibrahim selamat dari api, Ismail “disembelih”, dan sebagainya. Mereka semua meriwayatkan hadits palsu dan dusta.

Namun terdapat riwayat yang dikenal yaitu dari Sufyan bin ‘Uyainah dari Ibrahim bin Muhammad bin Muntasyir dari ayahnya, ia berkata, “Telah sampai kepadaku hadits bahwa barangsiapa melapangkan keluarganya di hari ‘Asyura, maka Allah akan melapangkannya sepanjang tahun”.  (Majmu’ Al Fatawa oleh Syaikhul Islam Ibnu Thaimiyah 25/229, 300)

Selanjutnya Syaikhul Islam menuturkan bahwa Husain ra ketika terbunuh secara aniaya, ia terbunuh dalam keadaan syahid yang dimuliakan Allah dan dipertemukan dengan ahlul bait yang baik dan suci. Sedangkan orang-orang yang berbuat zalim kepadanya dan memusuhinya akan mendapatkan kehinaan dan nasib buruk. Kemudian setelah itu sekelompok jahiliyah yang berbuat zalim dan sesat namun menampakkan loyalitasnya kepada ahlul bait, mereka menjadikan hari kematian tersebut sebagai hari duka cita dan ratapan bahkan dengan menempeleng pipi, mengoyak baju, dan meratapi kematian sebagaimana perilaku orang jahiliyah.

Karena perilaku demikian maka ada sekelompok orang yang  membalas balik untuk melawan fanatisme kepada Husain dan ahlul baitnya tersebut, dengan menampakkan kegembiraan di hari ‘Asyura, bercelak, berhias, melapangkan nafkah keluarga, memasak makanan di luar kebiasaan, dan kebiasaan sebagaimana hari raya.

Kedua kelompok tersebut, baik yang fanatisme terhadap Husain dan ahlul bait dengan perilaku jahiliyah, dan kelompok yang menjadikannya sebagai  hari raya, adalah salah dan keluar dari sunah. Tidak dibenarkan menolak kerusakan dengan kerusakan, kebodohan dengan kebodohan serupa, bid’ah dengan bid’ah serupa. Demikian pesan-pesan penting Syaikhul Islam Ibnu Thaimiyah dalam Majmu’ al-Fatawa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: